“KECEWA” by Bunga Citra Lestari, Apa sih maknanya ?

Sedikit waktu yang kau miliki
Luangkanlah untukku
Harap secepatnya datangi aku
S’kali ini ku mohon padamu
Ada yang ingin ku sampaikan
Sempatkanlah…
Hampa kesal dan amarah
S’luruhnya ada dibenakku
Tandai seketika
Hati yang tak terbalas
Oleh cintamu…
Kuingin marah, melampiaskan tapi kuhanyalah sendiri disini
Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada
Bahwa hatiku kecewa…
Sedetik menunggumu disini, s’perti seharian
Berkali kulihat jam ditangan
Demi membunuh waktu
Tak kulihat tanda kehadiranmu
Yang semakin meyakiniku
Kau tak datang

Hampa kesal dan amarah
S’luruhnya ada dibenakku
Tandai seketika
Hati yang tak terbalas
Oleh cintamu…
Kuingin marah, melampiaskan tapi kuhanyalah sendiri disini
Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada
Bahwa hatiku kecewa…

Hampa kesal dan amarah
S’luruhnya ada dibenakku
Tandai seketika
Hati yang tak terbalas
Oleh cintamu…
Kuingin marah, melampiaskan tapi kuhanyalah sendiri disini
Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada
Bahwa hatiku kecewa…

Banyak hal dalam hidup ini yang membuat perasaan sakit dan kecewa. Semua kekecewaan itu pada dasarnya adalah kesalahan diri sendiri. Mengapa? Karena kita berekspektasi. Dan ketika seluruh ekspektasi dan darapan harapan itu tidak berjalan mulus maka timbullah perasaan kecewa. Banyak sekali hal dalam hidup ini yang kadang terasa pedih karena itu tadi terluka karena harapan harapan yang dibuat sendiri. Entah itu harapan kepada orang  atau pun suatu hal.

Yang sedang kecewa mesti paham betul bagaimana pencerminan dalam lagu milik BCL ini. Kekecewaan seorang wanita terhadap orang specialnya. Seorang wanita yang merasa sepi dengan tak hadirnya orang istimewanya baik secara real mau pun emosional. Semuanya bisa jadi karena kondisi sang lelaki yang terlalu sibuk sehingga tak lagi memiliki waktu untuk bertemu atau mungkin memang tidak adanya keinginan lagi untuk hadir dalam hidup sang wanita.

Sering sekali memang para lelaki menggagap wanita terlalu banyak menuntut akan suatu hal bahkan lebih. Mengganggap wanita merepotkan dengan minta ini dan itu. Padahal asalkan kalian tau hai kaum lelaki, sejatinya wanita ingin kehadiran dan kasih sayang mu, kelemah-lembutan dan perhatianmu. Wanita bisa saja bertahan akan keadaan yang membuatnya dia sepi tanpa kehadiranmu dan bertahan menunggumu. Tapi apa kau tau bagaimana sakitnya menjadi sesuatu yang tak lagi dinginkan dan bukan menjadi prioritas ? sakit sekali.

Menunggu memang bukan perkara mudah dan menyenangkan. Kadang-kadang menunggu menguras segala kesabaran. Semenit menunggu bisa terasa seharian. Begitulah wanita. Sabar menunggu entah bagaimana ujungnya ia tetap membunuh rasa sabarnya.

Rasa hampa, kesal, dan amarah yang dirasakan wanita dalam lagu “Kecewa” sungguh merasuk bagi setiap pendengar yang kecewa. Disaat menunggu orang yang sangat ia inginkan datang, telah di tunggu sangat lama, ternyata tak mau memberikan sedikiiit saja waktunya yang berharga. Sungguh Sakit dikecewakan dalam harapan besar untuk membunuh kesepian-kesepian yang dirasakan sang wanita. Tak ada tempat baginya untuk mengadu atas apa yang mematahkan harapan-harapannya kepada seseorang yang dicinta.

Bagaimana pun juga kembali lagi, semuanya kita yang memilih, ingin menjadi kecewa dengan menggantungkan harapan pada seseorang atau memilih pergi dan melupakan. Sebenarnya hakikat berharap yang hakiki hanyalah pada Tuhan karena kita tak akan kecewa dan penting bagi kita untuk belajar untuk tidak meggantungkan harapan apa pun, pada siapapun karena bahkan bayangan kita juga akan meninggalkan kita saat kita berada di tempat gelap.